Kejutan Dari Kobe ; Akhir Dari Perjalanan yang Indah (3-Habis)

Cerita dari Christopher Tanuwidjaja di “Kobe Manila Tour”

Selesai dari Nike Fort (retail/toko terbaik Nike di Manila), rombongan kami di bawa ke Araneta Coliseum, lapangan basket Legendaris di Manila untuk menyaksikan Basketball Clinic dengan Kobe Bryant.  Setibanya di Araneta Coliseum, kami dikejutkan betapa antusiasnya masyarakat Manila untuk menyaksikan Kobe hanya memberikan Clinic (tidak bermain).  Ribuan orang mengantri di luar, bahkan jauh lebih banyak dari fans yang muncul di Nike Fort.

Histeria penonton sangat luar biasa saat menyaksikan Kobe muncul di lapangan dengan entrance yang disertai oleh entertainment yang sangat glamor.  Setelah interview singkat, Kobe-pun duduk di pinggir lapangan untuk menyaksikan pertandingan singkat 10 menit antara UAAP All Star ( Tim Pemain Pilihan dari Liga Mahasiswa tertinggi di Filipina ) melawan Smart Gilas Pilipinas ( Tim Nasional Filipina yang sedang dipersiapkan untuk masuk ke Olimpiade ).  Pertandingan pun berlangsung timpang, dan diakhiri dengan kemenangan 33 – 24 untuk Smart Gilas Pilipinas.

Kobe berdiri dari bangkunya, membisikan sesuatu ke MC lalu dia jalan ke arah bench UAAP All Star.  MC-pun berteriak seraya tidak percaya mengatakan Kobe meminta untuk ada tambahan waktu 8 menit di Pertandingan, dan Kobe membatalkan sesi Basketball Clinic untuk ikut bermain membela UAAP All Star.  Terkejut dan gembira melihat kejadian itu, Pelatih UAAP All Star yang juga Pelatih Tim FEU meminta seorang pemainnya melepas Jersey yang dipakainya untuk dipakai oleh Kobe Bryant.

Kobe-pun setuju dengan ide sang Pelatih dan melepas kaos yang dipakainya untuk  mengenakan Jersey kebanggan FEU. Seluruh penonton-pun berteriak histeris, seluruh bench UAAP tidak berhenti berteriak – teriak seraya tidak percaya Kobe membela Tim mereka.

Pertandingan kembali berlangsung Tim UAAP All Star akhirnya dapat mempertipis ketinggalan di bawah pimpinan Kobe Bryant. Di sisa 20 detik pertandingan dsn UAAP hanya tertinggal 2 poin dari Smart Gilas, Kobe memberikan umpan manis ke Center Tim UAAP All Star,  sayangnya Sang Center (Greg Slaughter dengan tinggi 7’0”) tidak berhasil memasukkan Dunk-nya.  Pertandingan-pun diakhiri dengan kemenangan untuk Smart Gilas 44 – 40.

Itulah akhir perjalanan satu hari saya dengan rombongan Nike South East Asia “membuntuti” Kobe Bryant.  Sebagai fans sejati, saya bahagia sekali bisa bersalaman & ngobrol meski hanya sebentar dengan seorang Kobe.  Sampai saat ini saya belum mencuci tangan saya setelah salaman dengan Kobe hahaha…
Ini hari yang indah untuk seorang fans Kobe seperti saya  :)

(Habis)

Posted on July 20, 2011, in From Fans. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: