Fans dengan Pemain Nomer Punggung #9

Cerita Seru dari Seorang Fans CLS Knights

Oleh : Laras A Putri

Sebelumnya saya tdk ingin menunjukkan siapa saya ini. Saya hanyalah penggemar CLS.  Dulunya saya bisa dibilang penggemar bola terfanatik, haha, ya, memang saya sangat mencintai persepakbolaan indonesia.  Tetapi setelah saya menonton Semi Final NBL Championship CLSKnights vs Pelita Jaya, saya melihat seseorang yang sangat bersinar diantara pemain basket lainnya.

Saya selalu memperhatikan nama di punggungnya dia, saya tdk tahu namanya tapi saya tau nomer punggungnya yaitu nomer 9. Memang saat pertandingan itu #9 bermain sangat menakjubkan, dia bisa dibilang penghasil poin CLS karena three point nya sangat lah akurat.

Saat CLS Knights menghadapi Satria Muda Britama di Final Championship ahirnya aku tau siapa nama pemain bernomer punggung #9 itu. Dia adalah Sandy Febiansyakh. Saat tau namanya aku langsung mencari nya di jejaring sosial yaitu facebook dan twitter. Aku menemukan facebooknya namanya Sandy Febiansyakh Kusuma dan twitternya namanya @SANDYkusuma. Saat itu aku mulai tau kalau dia adalah orang yang ramah dan tidak sombong.

Saat itu juga aku juga mulai tau kalau ceweknya yg bernama “Dissa Indriyana” orangnya sangat amat ramah dan baik hati pula. Dari jejaring sosial banyak informasi yang aku dapat.  Dan dari jejaring sosial pun aku menemukan fanbase CLS yaitu @KnightsSociety dan fanbase Sandy yaitu @sandykusumaFAN. Sangat banyak informasi yang aku dapatkan dari mereka.

Beberapa bulan setelah Final, CLS mengadakan LA Lights World Challenge. Dan sayangnya saya hanya bisa datang di hari Kamis saat CLS Knights melawan Gold Coast. Postur tubuh pemain Gold Coast tak sebanding dgn postur tubuh pemain CLS. Mungkin yg bisa menyamai postur tubuh pemain Gold Coast hanya Elia Bukit, dan Indrajaya saja. Tetapi saat pertandingan berlangsung. CLS Knights bermain spektakuler dgn adanya pemain asing yaitu Chris Commons yang menjadi mesin poin CLS. Pencetak poin terbanyak kedua adalah Sandy. Lagi-lagi saya membahas pemain yang disapa “Keceng” tsb. Ya, memang saya benar-benar ngefans dgn pemain bernomer punggung #9.

Saat pertandingan berakhir, saya sempat menonton sebentar pertandingan antara Aspac vs Hangtuah. Setelah itu saya beranjak keluar dari GOR Kertajaya. Lalu saya melihat beberapa orang berbaris di tenda PowerBalance. Dan ternyata orang-orang itu akan foto dgn Chris Commons & Sandy. Hmm.. Itu suatu keberuntungan bagiku, saya pun langsung ikut berbaris. Setelah foto saya sempat ngomong sesuatu dgn mas Sandy.  Sesuatu yg tak begitu penting -_-
Yap, sekian ya cerita dari saya😀

Posted on October 20, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: